Seluruh penumpang yang terdiri dari 2 motoris, 1 pemandu wisata dan 7 wisatawan asal Jakarta, juga dalam kondisi selamat. Semua penumpang kini berada di Pulau Derawan.
Mereka ditemukan masyarakat nelayan di sekitar Pulau Sangalaki, masih di kepulauan Derawan. Temuan itu, langsung dilaporkan ke tim SAR gabungan yang tengah mencari.
"Kami terima informasi ya, sekitar jam 9.10 pagi tadi, dari masyarakat lihat speedboat Purli di sekitar Pulau Sangalaki," kata Kasi Operasi Octavianto, Minggu (23/4).
Tim SAR lalu menuju ke lokasi speedboat. Dipastikan, seluruh penumpang termasuk dengan speedboat selamat.
"Semua penumpang bersama dengan speedboat-nya, kita bawa ke Pulau Derawan, dan tiba sekira jam 10.22 Wita tadi, di Pulau Derawan," ujar Octavianto.
Sesuai keterangan motoris speedboat, Sidik, speedboat yang dia bawa memang kehabisan BBM di tengah perjalanan dari Labuan Cermin, menuju ke Derawan. "Motoris melepas jangkar ke laut, supaya mencegah speedboat tidak terlalu jauh terseret arus," tambah Octavianto.
Berikut ini identitas 10 penumpang speedboat Andri (motoris/juragan), Sidik (motoris), Deo Gratias Nasta Laksana (wisatawan), Fauzan Reza Maulana (wisatawan), Dredha Pratama (wisatawan), Reny Mardiana (wisatawan), Hartati (wisatawan), Hanafi (wisatawan) dan Denny dari Travel Agen.
Speedboat Purli berangkat dari lokasi wisata Labuan Cermin di Berau, sekira pukul 14.30 Wita, Sabtu (22/4) kemarin. Namun sayang, motoris sempat kekurangan BBM, hingga akhirnya diperkirakan tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Derawan, sekira pukul 18.00 Wita.
Hingga malam harinya, speedboat tidak kunjung tiba di Pulau Derawan dan pagi tadi dimulakan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar